![]() |
| Foto Ilustrasi Kecelakaan Maut. |
SWARAHUKUM.COM-Simalungun, Kecelakaan maut Danau Toba menimpa rombongan keluarga asal Riau yang tengah berlibur. Insiden tragis terjadi di jalur alternatif menuju Parapat, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Selasa (24/3/2026), dan menewaskan tiga orang di lokasi kejadian.
Kecelakaan maut Danau Toba ini terjadi tepatnya di Dusun Talun Sungkit, Nagori Pondok Bulu, Kecamatan Dolok Panribuan. Peristiwa tersebut sempat direkam warga dan videonya beredar luas di media sosial, memperlihatkan kondisi kendaraan yang hancur parah.
Berdasarkan keterangan petugas Satlantas Polres Simalungun, Aiptu Budi Chandra, kecelakaan bermula saat minibus dengan nomor polisi BM 1796 UL melaju di jalan menanjak menuju Parapat.
Di depan minibus, terdapat truk tronton BK 9233 CE yang membawa material bangunan. Diduga truk tidak kuat menanjak, lalu mundur secara tiba-tiba dan langsung menghantam kendaraan di belakangnya.
“Bagian depan mobil ringsek dan menyebabkan penumpang terjepit,” ujar Budi menjelaskan kondisi di lokasi kejadian.
Akibat benturan keras tersebut, tiga orang dinyatakan meninggal dunia di tempat. Mereka adalah Sunarno selaku pengemudi, serta dua remaja putri, Jihan Maelani (17) dan Yenni Havizah (17), yang diketahui merupakan siswi kelas XII SMA.
Korban merupakan bagian dari satu keluarga yang berasal dari Desa Inti Raya, Kecamatan Simpang Kanan, Bagan Batu, Kabupaten Rokan Hilir, Riau. Mereka berangkat untuk berlibur ke kawasan Danau Toba.
Sementara itu, tiga penumpang lainnya berhasil selamat. Mereka adalah Fahmi, Sukarno, dan Watini yang merupakan nenek salah satu korban. Ketiganya hanya mengalami luka ringan.
Usai kejadian, petugas langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi korban. Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD dr Djasamen Saragih di Pematangsiantar untuk keperluan visum.
Orang tua salah satu korban, Amirullah, mengungkapkan bahwa perjalanan tersebut awalnya adalah rencana liburan keluarga. Namun, perjalanan itu berubah menjadi duka sebelum mereka tiba di tujuan.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Pemeriksaan difokuskan pada kondisi kendaraan serta kemungkinan adanya kelalaian pengemudi dalam insiden tragis tersebut.(Red)

Posting Komentar