![]() |
| Ketum Aliansi Jurnalis Hukum (AJH) Dofuzogamo Gaho, SH, menyampaikan arahan dan imbingan saat rapat konsolidasi awal tahun 2026 di Kantor Sekretariat AJH, Kota Medan, Sabtu (7/2/2026). |
SWARAHUKUM.COM-Medan, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Aliansi Jurnalis Hukum (DPP AJH) menekankan pentingnya perubahan pola pikir menuju growth mindset bagi seluruh rekan juang AJH. Penegasan ini disampaikan dalam rapat konsolidasi awal tahun 2026 yang digelar di Kota Medan.
Rapat konsolidasi tersebut bertujuan mengevaluasi program kerja sebelumnya sekaligus menyusun dan memperkuat arah kebijakan organisasi AJH untuk tahun 2026. Konsolidasi dinilai penting guna memperkuat struktur organisasi dan soliditas internal.
Ketua Umum DPP AJH, Dofuzogamo Gaho, SH, menyampaikan bahwa ke depan AJH perlu lebih fokus membangun kemandirian ekonomi melalui jaringan usaha berbasis UMKM.
“Ke depan AJH harus lebih fokus membangun jaringan usaha berbasis UMKM,” ujar Dofuzogamo Gaho saat rapat yang berlangsung Sabtu (7/2/2026) di Kantor Sekretariat AJH, Jalan Pembangunan No. 132, Kelurahan Helvetia Timur, Kota Medan.
Dalam arahannya, ia juga mengingatkan pentingnya kesadaran akan waktu dan usia. Menurutnya, setiap anggota harus mulai memikirkan masa depan dan masa tua selagi masih memiliki kesempatan dan kemampuan.
“Kita harus sadar bahwa waktu terus berjalan. Usia akan mengatur masa hidup kita, sadar atau tidak. Karena itu, penting memikirkan masa depan selagi masih ada napas di dalam tubuh,” ujarnya memberi motivasi.
Ia juga mengajak seluruh rekan juang AJH untuk selalu berpikir positif, fokus pada kebaikan, serta membangun pergaulan dengan orang-orang yang optimistis agar mampu menerima dan menghadapi setiap situasi.
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal DPP AJH, Anjas Milan, ST, SH, MSi, menjelaskan alasan dilakukannya pergantian atribut organisasi. Menurutnya, masih terdapat anggota lama yang sudah tidak aktif namun tetap memegang atribut dan kartu tanda anggota (KTA).
“Pergantian atribut ini dilakukan untuk mencegah hal-hal yang dapat merugikan nama besar AJH, termasuk potensi penyalahgunaan atribut dan KTA oleh pihak yang sudah tidak aktif,” jelas Anjas.
Usai rapat konsolidasi, Sekjen DPP AJH langsung membagikan KTA baru kepada seluruh rekan juang AJH yang masih aktif. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk penertiban serta penguatan administrasi organisasi.
Selain itu, dalam forum rapat, sejumlah rekan juang AJH mengusulkan pembentukan Serikat Tolong Menolong (STM) AJH. STM ini diharapkan menjadi wadah kebersamaan dan saling membantu antaranggota dalam berbagai kebutuhan sosial.
Melalui musyawarah mufakat, Anisa terpilih sebagai Ketua STM AJH. Pembentukan STM tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat solidaritas, kepedulian, dan rasa kebersamaan di lingkungan Aliansi Jurnalis Hukum.(Red)

.jpeg)
Posting Komentar