SWARAHUKUM.COM-Medan, Sejumlah tokoh masyarakat menggelar kegiatan santunan anak yatim piatu dalam momen Jumat Berkah sebagai wujud kepedulian dan kasih sayang sosial. Kegiatan tersebut berlangsung di Analis Kopi, Jalan Ampera No. 18, Kelurahan Glugur Darat II, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, Jumat (2/1/2026).
Dalam kata sambutannya, Prof. Ridha Dharmajaya menyampaikan pesan tentang pentingnya rasa syukur atas nikmat yang diberikan Tuhan. Ia mengilustrasikan bahwa ketika seseorang diberi minum, sudah sepatutnya mengucapkan terima kasih sebagai bentuk kesadaran dan penghargaan atas nikmat tersebut.
Menurutnya, ungkapan Alhamdulillah bukan sekadar ucapan, melainkan pengakuan bahwa seluruh puji dan nikmat adalah milik Allah SWT. Ketika seorang hamba bersyukur, Allah membalasnya bukan dengan kata-kata, melainkan dengan pahala, ampunan dosa, serta tambahan karunia bagi mereka yang bersyukur.
Prof. Ridha juga menekankan bahwa nikmat berupa mata, telinga, dan mulut harus digunakan untuk hal-hal yang baik. Melihat, mendengar, dan berkata yang baik merupakan bentuk nyata dari rasa syukur itu sendiri.
Ia turut menyinggung musibah banjir yang melanda sejumlah wilayah pada 27 November lalu. Menurutnya, musibah tersebut bukan untuk memusnahkan umat manusia, melainkan sebagai peringatan bagi mereka yang lalai dan membangkang. Dalam sambutannya, Prof. Ridha sempat menyelipkan candaan ringan terkait pengalamannya di Mahkamah Konstitusi, yang ia tegaskan hanya sebatas gurauan.
Sementara itu, Khairil, Owner Analis Kopi, menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan santunan anak yatim piatu di awal tahun 2026. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah berkontribusi sehingga kegiatan dapat berjalan dengan lancar.
Dalam kesempatan yang sama, Denni Calvi mengajak seluruh pihak menyongsong tahun baru dengan semangat berbagi. Ia berharap kegiatan santunan anak yatim piatu pada momen Jumat Berkah ini dapat menjadi agenda rutin, setidaknya empat kali dalam setahun, sebagai bentuk kepedulian sosial yang berkelanjutan.
Direktur LBH Mutiara Keadilan, Adv. Arman Agussalim, SH, MH, menegaskan bahwa kegiatan Jumat Berkah bukan sekadar aksi sosial, tetapi juga sarana mempererat kebersamaan lintas tokoh dan profesi. Ia turut memohon doa agar profesi advokat yang dijalani dapat selalu amanah, berintegritas, dan bertanggung jawab.
Sementara itu, Ketua Umum PB Perkumpulan Advokad Sumatera Utara (PB-PASU), Adv. Suryani Guntari, SH, MH, menekankan keutamaan memelihara dan menyayangi anak yatim. Ia mengingatkan bahwa Rasulullah SAW sangat mencintai anak yatim, dan mereka yang menyantuninya dijanjikan kedudukan mulia serta kedekatan dengan Rasulullah SAW di surga.
Ketua AJH Kota Medan, M. Rais, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian dan sedekah bersama untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup anak-anak yatim piatu. Ia berharap semangat berbagi ini terus tumbuh dan menjadi budaya di tengah masyarakat. (Red)

Posting Komentar