Banjir Landa Medan Tembung, Sekolah Diliburkan, Penyaluran BLT Tertunda


SWARAHUKUM.COM-Medan, Hujan deras yang mengguyur Kota Medan sejak semalam menyebabkan banjir di sejumlah wilayah, salah satunya di seputaran Jalan Kapten M. Jamil Lubis, Kelurahan Bandar Selamat, Medan Tembung. Kondisi ini mengakibatkan aktivitas warga terganggu dan beberapa kegiatan terpaksa ditunda.

 

Pantauan swarahukum.com di lokasi menunjukkan bahwa ketinggian air mencapai lutut orang dewasa, membuat akses jalan sulit dilalui. Beberapa rumah warga terendam, dan kendaraan bermotor tidak dapat melintas.

 

"Air mulai naik sekitar pukul 05.00 pagi tadi. Kami sudah berusaha menyelamatkan barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi," ujar Ibu Ani, salah seorang warga yang rumahnya terendam banjir.

 

Dampak banjir ini juga dirasakan oleh dunia pendidikan. Kegiatan belajar mengajar di SD Negeri dan SMP Negeri 17 Medan diliburkan hari ini untuk memastikan keselamatan siswa.

 

"Kami terpaksa meliburkan sekolah karena kondisi banjir yang cukup parah. Kami tidak ingin mengambil risiko terhadap keselamatan anak-anak," kata Bapak Hasan, Kepala Sekolah SMP Negeri 17 Medan.

 

Selain itu, penyaluran dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang seharusnya dilaksanakan hari ini di Kantor Camat Medan Tembung juga terpaksa ditunda. Ketidakhadiran petugas dari Kantor Pos menjadi penyebab utama penundaan ini.

 

"Kami sudah datang ke Kantor Camat sejak pagi, tapi ternyata penyaluran BLT ditunda karena banjir dan petugas Pos tidak bisa datang," keluh Ibu Susi, salah seorang KPM yang berharap segera menerima bantuan tersebut.

 

Kondisi Kantor Camat Medan Tembung juga terlihat sepi. Tidak ada aktivitas pegawai yang terlihat, kemungkinan besar karena akses menuju kantor terhambat oleh banjir.

 

Pemerintah Kota Medan melalui BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) telah menurunkan tim untuk membantu evakuasi warga dan menyalurkan bantuan darurat. Diharapkan banjir segera surut dan aktivitas warga dapat kembali normal.

 

"Kami mengimbau kepada seluruh warga untuk tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi banjir susulan. Ikuti arahan dari petugas dan segera evakuasi jika kondisi semakin memburuk," imbau Bapak Rahmat, salah seorang petugas BPBD di lokasi.

 

Banjir di Medan Tembung ini menjadi perhatian serius bagi Pemerintah Kota Medan. Upaya penanganan banjir jangka panjang diharapkan dapat segera direalisasikan untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Asrhul Haroen Lubis Executive Negotiate Top~Secret.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama